Kamis, 07 Januari 2010

Engganku

0 komentar
apakah enggan mencabik dusta bibir

yang masih bisa dan biasa
merayu cumbu bunga asmara
memuja dan puji setara tinggi sehingga tujuh lapis

atau juga entah
bosan terhambur jenuh setiap lengah waktu
kosong pikiran tak menempat hati yang bercampur

rasa pada awalnya manis memabukkan seperti secawan anggur
tapi tak jelas kini ?
kurasa telah kusam, menyudutkan jiwa yang harap
agar dimengerti
tak sekedar dicintai

apakah enggan kini ?
atau jenuh yang membunuh

Janji Kosong

0 komentar

tertambat bila
seandai semusim jiwa yang membenih
dapat tumbuh membuah

sekedar ucapkah seperti semudah meludah
terkadang lupa mengingkar sumpah
padahal berulang tak sekali
namun tertunduk diam saat langkah terbukti

jelas salah

cinta tak lebih terkesan

Jenuh

0 komentar
diamku bukan berarti batu, bisu
acuhku, lebih terkesan biar engkau pahami

tak peduliku, biar engkau artikan agar terfikirkan
tak terabaikan ucapku sempat saat itu

mungkin aku ingini seperti ini
seperti anggapanmu aku ini batu
yang tak lagi bertanya
tentangmu ? kabarmu ?

harusnya kau sadari
aku jenuh..!

biar engkau pahami arti
biar kau selami dadaku

0 komentar

Cinta Yang Tak Pasti

mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku

sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku

tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti